Selamat Datang di Maenkartu.com

MAENKARTU.COM Merupakan portal informasi dari permainan kartu poker,capsa, domino, bridge. Berisikan Tips-tips dan berita seputaran permainan kartu

Untuk menggunakan informasi yang ada pada maenkartu.com anda setuju bahwa segala tanggung jawab yang diakibatkan oleh pengaplikasian informasi yang ada merupakan tanggung jawab anda.

Judi Mengajariku untuk Berani Menghadapi Kenyataan

Tenang saja, aku tidak akan promosi tentang bandar/rumah judi resmi international seperti yang ada di gambar di atas, toh tanpa dipromosikan casino online di atas sudah mendunia kok. Aku hanya ingin berbagi pengalaman, bagaimana awal aku terperosok ke dalam dunia judi, kehabisan harta benda dan hutang menumpuk, bagaimana menyikapi kekalahan dan kemenangan, sampai berhasil mengembalikan semua harta benda yang hilang sekaligus melunasi hutang-hutang dan akhirnya aku mempunyai tabungan sendiri yang lumayan banyak dari hasil berjudi.

Saat ini aku berusia 24 tahun, aku mengenal judi sekitar 7 tahun yang lalu saat aku masih SMA. Berhubung mulai lulus SD aku sudah bersekolah di luar kota yang jauh dari pantauan orang tua, kehidupanku menjadi liar. Merokok, minum, dan main perempuan adalah suatu hal yang biasa bagiku (kok kedengarannya seperti sebuah pengakuan ya?, hehehe). Hingga akhirnya aku mulai mengenal judi.

Sejak awal berjudi aku memang jarang kalah. Kemenangan demi kemenangan kudapatkan karena aku bermain curang. Awalnya aku bermain judi tatap muka menggunakan kartu bersama teman-teman satu kos. Samgong adalah permainan judi yang pertama kali kumainkan. Kami bermain di kos, di dekat kos ada warung yang menjual kartu remi, keadaan inilah yang kumanfaatkan untuk bermain curang.

Semua kartu remi yang dijual di warung tersebut kubeli, tentunya tanpa sepengetahuan teman-temanku yang merupakan calon musuh-musuhku di meja judi. Setelah kubeli semua kartu remi tersebut, kubuka satu per satu bungkusan kartu tanpa merusak segel dan kutandai semua kartu-kartu dengan kode yang hanya aku sendiri yang mengerti artinya. Setelah selesai menandai kartu, kukembalikan seperti semula dan kubuat seolah kartu tersebut adalah baru dan belum pernah dibuka. Setelah itu kukembalikan kartu yang telah kutandai tadi ke warung tempatku membeli. Aku bilang pada penjualnya, “Mbak jika nanti teman-temanku beli kartu, tolong dikasih kartu-kartu ini ya mbak.”

Itulah caraku memenangan setiap permainan judi yang kami mainkan di kos. Aku melalukan kecurangan itu kurang lebih selama hampir 1 tahun sampai akhirnya semua teman-temanku tidak mau bermain judi lagi karena pemenangnya selalu aku.

Aku mulai ketagihan bermain judi, namun teman-temanku sudah tidak mau main. Aku tidak kehabisan akal, aku mulai mencari lawan baru, bermain judi melawan preman-preman terminal. Disanalah aku mengenal teknik bermain curang yang lebih canggih, yaitu dengan menggunakan teknik kocokan kartu. Awalnya aku selalu kalah karena belum tahu dengan teknik tersebut. Namun lama kelamaan aku tahu caranya. Aku belajar cara teknik mengocok kartu dari temanku yang juga preman terminal. Dalam keadaan ini aku mulai bisa mengimbangi permainan mereka. Kemampuanku semakin hari semakin ciamik. Aku tidak hanya bermain di terminal, aku juga bermain di pelabuhan melawan preman-preman.

Namun kini, permainan judi tatap muka dengan menggunakan kartu sudah kutinggalkan. Aku trauma degan hal ini karena pernah di hadang oleh preman-preman di jalan dan dirampas semua uang hasil kemenanganku yang berjumlah jutaan rupiah dan mereka mengancam akan membunuhku jika berani kembali lagi ke pelabuhan. Saat itu aku dalam perjalanan pulang naik motor selesai main judi di pelabuhan.

Sempat berhenti bermain judi beberapa tahun, aku mulai menemukan casino online yang menyajikan permainan judi pertandingan olah raga dari seluruh dunia dan permainan poker pada tahun 2011. Saat itulah aku kembali memainkan hobi lamaku, judi. Karena kupikir judi seperti ini sangat aman dan aku bisa pergi sesuka hati setelah menang tanpa mencemaskan keselamatan jiwaku. Namun inilah awal kehancuranku.

Awalnya aku menang. Pada saat menang inilah hasrat untuk menambahkan uang kemenangan semakin banyak muncul. Saat-saat itulah yang membuatku hancur. Berniat menambah kemenangan namun akhirnya malah kalah. Saat kalah pikiran menjadi kalut, entah bagaimana caranya aku harus bisa mengembalikan semua kekalahanku. Saat itulah semua benda yang kumiliki raib, mulai dari BB/HP (berulang kali beli dan raib), ipad, laptop, arloji, kalung sampai sepeda motor ninja 250cc hilang dimakan bandar.

Saat tidak ada lagi yang bisa kujual, aku mulai berhutang. Tak terasa hutangku mulai menumpuk sampai puluhan juta. Terpikir olehku untuk bunuh diri saat itu karena aku tahu tidak akan mampu mengembalikan semuanya. Sampai suatu saat dep kolektor datang ke rumahku menagih hutang. Beruntung bagi karena mama-papa masih menyayangiku. Mereka melunasi semua hutang-hutangku saat itu juga. Namun setelah itu mereka memarahiku habis-habisan.

Masih penasaran dengan judi, bandel juga ya, hehehe. Aku mulai menyadari bahwa selama ini aku hanya hobi bermain. Dan perlu diketahui, berapapun uang yang kita punya kalau kita hobi berjudi maka uang itu akan habis. Mulai saat itu aku merubah pandanganku tentang judi. Jika selama ini aku menganggap judi sebagai hobi, maka sekarang ku harus menganggapnya lebih dari itu. Jika aku masih ingin berjudi maka aku harus menjdi seorang penjudi yang mempunyai taktik dan strategi.

Aku mulai belajar tentang analisa pertandingan olahraga dari para komentator di tv. Dan setiap hari aku membaca koran olahraga untuk memprediksi sebuah pertandingan. Tak lupa aku juga mengunjungi situs-situs di internet yang menyajikan info olahraga terupdate dari seluruh dunia.

Namun itu semua hanyalah pendukung. Intinya adalah bagaimana kita menyikapi sebuah kekalahan dan kemenangan. Jika ingin berjudi maka siapkan anggaran untuk berjudi. Jika kalah kita tidak boleh mengambil uang diluar uang anggaran berjudi. Sekarang aku memasukkan anggaran judi perbulan 500ribu. Jika dalam waktu sebulan uang 5ooribu tersebut habis maka aku tidak boleh mengambil jatah uang yang lainnya. Ini yang kumaksud dengan menyikapi kekalahan. Bukan karena kalah pikiran kita menjadi kalut dan membabi buta. Perlu diingat pemenang adalah orang yang tenang.

Pasang target, sebulan harus bisa menang 5 juta. Namun itu hanyalah target, jika sudah sebulan tapi tidak mencapai 5 juta maka jangan memaksakan untuk mencapai 5jt. Misal baru menang 2juta tapi bulan sudah hampir habis, jangan berkeinginan melipat gandakan. Karena hal tersebut membuat kita menjadi tidak tenang, bisa-bisa malah kalah. Setelah kalah kecewa dan kembali membabi buta.

Dengan cara ini, sedikit demi sedikit aku bisa membeli barang yang habis terjual termasuk sepeda motor ninja 250cc. Bukan hanya itu, kini aku juga mempunyai tabungan yang lumayan banyak dari hasil berjudi. Menang sedikit disyukuri menang banyak tambah bersyukur, namun jika kalah, jangan pernah mengambil uang di luar anggaran judi perbulan. Ini yang membuatku mampu mengembalikan semuanya.

Maka dari itu jika kita telah terperosok ke dalam dunia judi, maka jadilah seorang penjudi, tapi kalau judi hanya sekedar dijadikan hobi lebih baik saat ini juga berhenti berjudi dan mulailah menata hidup yang lebih baik. Namun alangkah lebih baiknya jangan pernah mengenal yang namanya judi.

Maaf ya, aku cuma berbagi pengalaman semoga bermanfaat, hehehe.